RT - readtimes.id

Film “Jawan”, Edukasi Memilih Pemimpin Berbalut Aksi

Readtimes.id– Setiap orang memiliki caranya sendiri untuk menuntut keadilan. Bagi seorang Azad Rathore (Shah Rukh Khan), membajak kereta yang ditumpangi ratusan warga Mumbai adalah cara terbaik.

Berawal dari ketidakadilan bagi masyarakat miskin, Azad tergerak untuk melakukan pembajakan kereta. Aksi itu lalu disiarkan secara langsung.

Ia berhasil menggemparkan seluruh negeri. Pada dialognya, Azad meminta untuk mendatangkan menteri pertanian dan bertanya secara langsung terkait kinerjanya.

Di bawah kepemimpinan menteri pertanian masa itu, tercatat 10.281 kasus petani bunuh diri karena terlilit hutang demi mengairi perkebunannya.

Tak cukup sampai disitu, Azad juga kemudian menculik Menteri Kesehatan untuk meminta pertanggungjawaban terkait ketersediaan dan kelengkapan peralatan medis di pusat kesehatan masyarakat desa.

Situasi semakin memanas kala hari pemilihan presiden India tersisa 2 bulan lagi. Kaalie (Vijay Sethupathi) seorang pengusaha pemasok senjata militer di India berencana membentuk pemerintahan boneka agar semua sektor bisnis di India dapat ia kuasai.

Kaalie kemudian bekerja sama dengan salah satu geng Mafia Rusia yang akan memfasilitasi dirinya memanipulasi hasil pemilu, yakni dengan menerima sejumlah uang untuk membeli suara rakyat, sebagai imbalan Geng Rusia tersebut akan diberikan lahan untuk dijadikan lokasi usaha.

Sepuluh hari menjelang pemilihan presiden India, Azad bersama seluruh penghuni penjara tidak akan membiarkan pengusaha yang hanya mementingkan kepentingan pribadi itu berkuasa, akhirnya bersatu untuk menggagalkan rencana Kaalie.

Dengan mencuri truk yang berisi uang dan mesin pemungutan suara yang akan digunakan Kaalie memanipulasi hasil pemilu, Azad pun kembali melakukan siaran langsung untuk menyampaikan kepada seluruh masyarakat India agar tidak terlena dengan tawaran-tawaran Kaalie.

“Saat kita ingin membeli obat nyamuk, kita pasti akan bertanya apakah ini benar membasmi nyamuk dalam 5 detik? Apakah sepadan harga yang dikeluarkan dengan hasil yang didapatkan? Tetapi kenapa saat kita mau memilih siapa pemimpin kita 5 tahun ke depan, kita tidak bertanya apapun”.

Pada akhirnya, film ini mencoba untuk membuka wawasan penonton dan membuat kita mempertanyakan kembali terkait janji-janji politik yang digaungkan para pemimpin kita.

Pada film hindi pertamanya, sutradara Atlee mencoba memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak menjatuhkan suara kepada sosok pemimpin karena ketakutan, imbalan, kasta, agama atau komunitas yang ditawarkannya, melainkan apa yang menjadi gagasan dan ide mereka.

Cobalah ajukan beberapa pertanyaan ini kepada mereka yang akan mengambil suaramu, apa yang akan mereka lakukan 5 tahun kedepan? Bagaimana dengan pendidikan anak-anak kita? Bagaimana aku mendapat pekerjaan? Jika aku jatuh sakit apa yang akan terjadi dengan keluargaku?

Tanyakan sebelum Anda memilih. Kamu memiliki kekuatan di ujung jarimu untuk membantu negeri kita bebas dari kemiskinan, ketidakadilan dan korupsi. Manfaatkan itu! (NK)

Editor: Ramdha Mawaddha

Avatar

Jabal Rachmat Hidayatullah

1 Komentar

Follow Kami

Jangan biarkan infomasi penting dan mendalam dari kami terlewatkan! Ikuti sosmed kami: