RT - readtimes.id

Gugat Masa Jabatan Ketua Parpol, NasDem: MK Harap Teliti

Doc. Istimewa

Readtimes.id– Mahkamah Konstitusi (MK) menerima gugatan terkait Undang-Undang Partai Politik (UU Parpol) dan meminta masa jabatan ketua umum (ketum) partai politik hanya 2 periode.

Gugatan tersebut berasal dari warga Nias, Eliadi Hulu, dan warga Yogyakarta, Saiful Salim. Mereka mengibaratkan sebagaimana kekuasaan pemerintah yang dibatasi oleh masa jabatan, maka masa pimpinan parpol juga dibatasi.

Menanggapi hal itu Bendahara Umum Partai NasDem, Sahroni berharap MK untuk teliti.

Saat dijumpai wartawan pada Minggu, 25 Juni kemarin, Sahroni tidak mempermasalahkan jika UU Parpol digugat. Hanya menunggu keputusan MK dan berharap teliti terhadap gugatan itu.

“Sah-sah saja warga menggugat, tinggal menunggu keputusan MK. Saya harap MK lebih teliti,” katanya.

Sahroni ungkap suara ketum parpol berasal dari ketua wilayah tiap daerah. Selama tidak bertentangan dengan AD/ART, maka memimpin beberapa periode tidak menjadi masalah.

“Tidak ada aturan yang dilanggar di AD/ART terkait hal tersebut. Tiap partai punya aturan masing-masing,” ucapnya.

Sebelumnya diketahui pasal yang digugat oleh Eliadi dan Saiful adalah Pasal 23 ayat 1. Pasal tersebut berbunyi: Pergantian kepengurusan Partai Politik di setiap tingkatan dilakukan sesuai dengan AD dan ART.

Eliadi dan Saiful meminta pasal tersebut diubah menjadi: Pergantian kepengurusan Partai Politik di setiap tingkatan dilakukan sesuai dengan Ad dan ART, khusus ketua umum atau sebutan lainnya, AD dan ART wajib mengatur masa jabatan selama 5 tahun dan hanya dapat dipilih kembali 1 kali dalam jabatan yang sama, baik secara berturut-turut maupun tidak berturut-turut.

Editor : Ramdha Mawadda

Avatar

Dewi Purnamasakty

Tambahkan Komentar

Follow Kami

Jangan biarkan infomasi penting dan mendalam dari kami terlewatkan! Ikuti sosmed kami: