RT - readtimes.id

Pemprov Sulsel Alokasikan Rp65 Miliar untuk Perbaikan Jalan di Daerah

doc. Amt

Readtimes.id– Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengalokasikan anggaran Rp65 miliar untuk rekonstruksi sejumlah ruas jalan, seperti Pinrang-Rappang di Kabupaten Pinrang dan Batas Soppeng-Pangkajene di Kabupaten Sidrap.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel Astina Abbas melalui keterangannya di Makassar, Minggu (12/6), mengatakan proses lelang untuk kedua ruas ini telah selesai. Kedua ruas itu konsolidasi dijadikan satu paket pengerjaan.

“Iya, telah dilakukan penandatanganan kontrak. Sementara ini, tim melakukan pengukuran sebelum dilakukan penanganan fisik di lapangan,” ujarnya.

Total pagu tahun 2022 untuk kedua ruas ini Rp65 miliar, terdiri atas ruas Pinrang-Rappang dengan pagu Rp19,6 miliar dan ruas Batas Soppeng-Pangkajene dengan pagu Rp45,5 miliar.

Dinas PUTR Sulsel juga mengupayakan rekanan bergerak cepat agar segera dilakukan penanganan fisik di lapangan.

Untuk ruas Pinrang-Rappang, Pemprov Sulsel mengalokasikan dua paket di mana satu paket ruas Pinrang-Rappang yang tengah proses fisik dengan alokasi Rp17,5 miliar.

“Sesuai arahan dari Bapak Gubernur, fokus tahun ini diprioritaskan untuk ruas Pinrang-Rappang yang mengalami kondisi rusak berat. Hal itu untuk memudahkan mobilitas masyarakat,” kata dia.

Jika kedua paket fisik ini berjalan, direncanakan dapat menuntaskan penanganan pada beberapa segmen jalan dengan kondisi rusak berat yg terdapat di ruas jalan provinsi yang menghubungkan Pinrang dan Kabupaten Sidrap di perbatasan Soppeng.

Kedua ruas ini merupakan kategori LHR tinggi atau pelintasnya tinggi karena sebagai jalur utama, baik untuk ruas Pinrang-Rappang sebagai jalur utama Pinrang menuju Sidrap, sedangkan untuk ruas Batas Soppeng-Pangkajene menjadi jalur utama yang menghubungkan Soppeng ke Sidrap.

Sumber : Antara
Editor : Ramdha Mawaddha

Avatar

Dewi Purnamasakty

Tambahkan Komentar

Follow Kami

Jangan biarkan infomasi penting dan mendalam dari kami terlewatkan! Ikuti sosmed kami: