RT - readtimes.id

“Whose Vote Counts, Explained”, Tentang Memahami Hak Suara dan Proses Demokrasi

Readtimes.id– Pentingnya suara dalam pemilu kembali diungkap dalam serial dokumenter yang diproduksi Vox Media.

Leonardo DiCaprio mengawali perjalanannya dengan membahas sejarah hak suara di Amerika Serikat.

Awalnya, hanya sebagian kecil orang yang diizinkan memberikan suara, yakni hanya kepada orang-orang berkulit putih dan kaya.

Seiring berjalannya waktu, perjuangan hak suara melibatkan banyak gerakan dari masyarakat, untuk memastikan bahwa hak suara diberikan kepada semua warga negara tanpa memandang warna kulit atau jenis kelamin.

Namun, masalah lainnya pun muncul, upaya menekan hak suara dilakukan beberapa golongan, utamanya terhadap komunitas minoritas. Hal ini tergambar dalam pembatasan akses ke tempat pemungutan suara, aturan identifikasi data diri yang ketat, dan upaya lain yang dapat menghambat kemampuan beberapa kelompok memberikan suara.

Hal ini tentu saja dapat dilakukan orang-orang berkuasa di balik pemerintahan, dengan tujuan dapat memajukan orang dari golongannya.

Salah satu alasan kenapa mayoritas anggota kongres adalah jutawan adalah karena walaupun mereka tidak bisa menentukan siapa yang menang dan menjadi presiden, mereka dengan uang yang dimilikinya bisa membuat orang lain untuk mengikuti pilihannya.

Namun dalam narasi yang dibacakan Selena Gomez mengatakan bahwa “Uang hanyalah penguat, yang berusaha menarik perhatianmu. Menggiring pemikiranmu untuk memilih kandidat tertentu. Namun di setiap pemilu tak peduli seberapa gaduhnya proses itu. Setiap pemilih punya kekuatan untuk memilih suara yang didengarkannya”.

Bersama John Legend diakhir seriesnya, “Whose Vote Counts, Explained” menekankan betapa pentingnya partisipasi kita dalam proses pemilihan. Hak suara kita memiliki dampak besar terhadap arah negara ini.

Dokumenter ini mengajak kita untuk berpikir kritis, memahami hak suara kita, dan aktif terlibat dalam proses demokrasi.

Memilih mungkin terasa membosankan dan tak efektif, melihat bagaimana situasi menjelang hari pemilihan umum, namun itulah satu-satunya kekuatan yang kita punya untuk membuat perubahan.

Entah progresif atau konservatif kau punya sebuah peran untuk menentukan kondisi negara ini bagi generasi berikutnya. (NK)

Avatar

Dewi Purnamasakty

533 Komentar

Follow Kami

Jangan biarkan infomasi penting dan mendalam dari kami terlewatkan! Ikuti sosmed kami: