
Readtimes.id– Ruang Kolaborasi Perempuan bekerjasama dengan Kendra Scott Women’s Entrepreneurial Leadership Institute KS WELI), The University Of Texas at Austin menggelar Launching Woman Lab Bootcamp pada, Rabu ( 03/08).
Woman Lab Bootcamp (WLB) adalah project pemberdayaan perempuan muda untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan melalui pelatihan, lokakarya, dan pendampingan di bidang Kewirausahaan, Kepemimpinan dan teknologi.
Project ini merupakan bagian dari program YSEALI Reciprocal project dari alumni YSEALI (Young Southeast Asian Leadership Initiative) di Indonesia, sebuah program kepemimpinan untuk para pemimpin muda dari Asia tenggara untuk belajar di Amerika Serikat dan mengimplementasikan ilmunya ke negara asal.
Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Universitas Fajar ini diikuti oleh 27 peserta yang terpilih melalui proses seleksi mulai dari rekomendasi kampus, mengisi survey dan proses interview. Para peserta berasal dari 9 (Sembilan) Universitas, antara lain Universitas Hasanuddin, UNM Makassar, UIN Alauddin, UNISMUH Makassar, UNIFA, STIE Nobel, STIE YPUP, UNISMUH Pare-Pare dan Universitas Kristen Indonesia Toraja. Selain itu ada juga peserta juga berasal dari komunitas dan juga dari disabilitas (teman tuli).
Mereka yang terpilih ini rencananya akan mengikuti serangkaian kegiatan lokakarya dan pendampingan dengan para mentor sampai bulan Oktober 2022 mendatang.
“ Melalui program ini kita menyambung harapan baik bagi perempuan – perempuan muda yang untuk mengisi gelas teman-teman yang lain dengan ilmu .Jangan biarkan hanya tertumpah percuma, tetapi biarkan itu menjadi penghilang dahaga orang lain juga”, ujar Waode Surya Darma dari tim Ruang Kolaborasi Perempuan
Selain Waode ada pula Lesley Robinson, Founder dan Direktur Kendra Scott Women’s Entrepreneurial Leadership Institute The University Of Texas, sebuah pusat kolaborasi bisnis perempuan di Amerika Serikat, yang juga memberikan motivasi pada peserta WLB. Lesley menyampaikan motivasi tentang pentingnya belajar dan berdaya.
“Pada usia remaja, kamu harus memahami bahwa pada usia 20 an dan remaja ini hidup kamu tidak akan mudah, apa yang kamu harapkan tidak selalu akan terjadi sesuai keinginan , selalu bertanya pada diri sendiri apa yang sebenarnya menjadi tujuan hidupmu , pekerjaan, gaji dan jabatanmu adalah bukan segalanya dan selalu lah belajar dan bertumbuh”, ujarnya pada peserta.
Selain memberikan pemahaman tentang pentingnya kewirausahaan bagi perempuan muda, ia juga memberikan pemahaman tentang program-program yang ada di Amerika Serikat untuk bisa diimplementasikan di Indonesia.
Patut diketahui kegiatan launching WLB mendapatkan dukungan dan apresiasi besar Pemerintah Kota Makassar.
Turut hadir dalam kegiatan launching tersebut Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar, Kadis Koperasi dan UMKM, Wakil Rektor 1 UNIFA, Kadis Perdagangan Makassar, Perwakilan pusat Studi Gender dan Anak, Host Family Alumni YSEALI dan Mary Trechock Assistant Cultural Attendant U.S Embassy dari Jakarta.
Editor: Ramdha Mawaddha
2 Komentar