RT - readtimes.id

Segera Tayang, “Moon Knight” Bawa Marvel jadi Lebih Gelap

doc. ANT

Readtimes.id– “Moon Knight” akan membawa Marvel Cinematic Universe (MCU) ke arah yang lebih gelap, kata presiden Marvel Studios Kevin Feige tentang serial Disney+ yang akan datang.

Feige membocorkan bahwa main hakim sendiri ala Oscar Isaac yang “brutal” sebagai seorang pejuang akan menandai perubahan nuansa yang berbeda dari sebelumnya.

“Sangat menyenangkan bekerja dengan Disney+ dan melihat batasan mulai bergeser pada apa yang dapat kami lakukan,” kata Feige dilansir The Hollywood Reporter, Minggu.

“Ada saat-saat ketika Moon Knight meratap pada karakter lain, dan itu keras dan brutal,” lanjutnya.

Akan tetapi, Feige berjanji bahwa kamera dan fokus tidak akan mundur dari adegan kekerasan.

“Kami tidak akan mundur. Ada perubahan nada. Ini adalah hal yang berbeda,” katanya.

“Moon Knight” bercerita tentang Steven Grant/Marc Spector yang diperankan oleh Oscar Isaac, seorang tentara bayaran dengan gangguan identitas disosiatif atau suatu kondisi kesehatan mental di mana seseorang memiliki dua atau lebih kepribadian dari sifat aslinya.

Tubuhnya kemudian menjadi media bagi Khonshu, dewa bulan Mesir. Identitas dan latar belakang karakter adalah ciri dari banyak pahlawan di Marvel Cinematic Universe.

Isaac sendiri menyebut “Moon Knight” sebagai cerita yang “berisiko”. Akan tetapi serial dari Disney+ ini memiliki keuntungan dari pendekatan penceritaannya.

“Dia pahlawan yang tidak jelas, dan hal-hal yang kita hadapi sangat berbeda. Tetapi karena ini adalah seri terbatas, bukan film, tidak ada tekanan untuk memastikan akhir pekan pembukaannya besar-besaran,” ujar Isaac.

“Kami dapat mengambil lebih banyak risiko, untuk membawa kualitas eksperimental itu dalam skala besar,” lanjutnya.

“Moon Knight” terdiri dari enam episode, yang akan tayang perdana pada 30 Maret 2022.

Editor: Ramdha Mawaddha

Sumber: ANTARA

Avatar

Ayu Ambarwati

1 Komentar

Follow Kami

Jangan biarkan infomasi penting dan mendalam dari kami terlewatkan! Ikuti sosmed kami: