RT - readtimes.id

Unhas Bantah Terlibat dalam TPPO Berkedok Ferienjob ke Jerman

Readtimes.id– Universitas Hasanuddin membantah keterlibatannya dalam kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) berkedok magang (ferienjob) ke Jerman.

Sebelumnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyebut sebanyak 41 kampus di Indonesia diduga terlibat dalam kasus friendjob ke Jerman. Di antaranya 4 kampus di Makassar, yakni, Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Universitas Fajar (Unifa) dan Universitas Muhammadiyah Makassar.

Merespons hal tersebut Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. drg. Muhammad Ruslin menyatakan Unhas tidak terlibat dalam program mahasiswa magang di Jerman.

“Universitas Hasanuddin menegaskan bahwa tidak ada kerja sama resmi Unhas terkait program ferienjob, baik program yang bersifat flagship maupun mandiri,” kata Prof Ruslin, Kamis 28 Maret 2024 pada wartawan.

Prof Ruslin menerangkan bahwa pihaknya telah melakukan proses pengecekan ke bidang Kerjasama Internasional dan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) seperti Program Magang Studi Independen Bersertifikat (MSIB)/flagship maupun mandiri.

Namun demikian Prof Ruslin mengaku jika sebelumnya memang ada mahasiswa yang meminta surat keterangan aktif kuliah untuk kelengkapan berkas yang digunakan untuk mengurus visa sebagai dokumen keberangkatan mengikuti kegiatan Ferienjob tersebut selama satu bulan, namun mahasiswa yang dimaksud telah kembali ke Tanah Air.

Selain itu pada tahun 2022 juga, kata Prof Ruslin bahwa Dekan Fakultas Teknik mendapatkan tawaran untuk mengikuti program kegiatan pengiriman tenaga kerja dari unsur mahasiswa ke Jerman.

“Namun, tidak ditindaklanjuti karena menurut Dekan Fakultas Teknik program magang mahasiswa tersebut tidak sejalan dengan pencapaian kompetensi mahasiswa,” jelasnya.

Editor: Ramdha Mawaddha

Avatar

Jabal Rachmat Hidayatullah

Tambahkan Komentar

Follow Kami

Jangan biarkan infomasi penting dan mendalam dari kami terlewatkan! Ikuti sosmed kami: