RT - readtimes.id

Mahasiswa Papua Respons Tudingan Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Asrama Makassar

Readtimes.id– Mahasiswa Papua merespons tudingan Pengibaran bendera Bintang Kejora di asrama jalan Lanto Daeng Pasewang, Kota Makassar. Hal ini terjadi usai ormas Garda Bela Negara Nusantara (GBNN) menggeruduk asrama dan meminta kepolisian menyita bendera tersebut pada Kamis, 4 Juli 2024.

Mahasiswa Papua sekaligus penghuni asrama, Andereas Takege membenarkan bahwa asrama mereka didatangi ormas yang meminta mereka menurunkan bendera bintang kejora tersebut karena akan mengancam NKRI. Namun Andereas mengungkapkan bahwa itu bukan bendera melainkan spanduk bercorak bendera bintang kejora.

“Itu bukan bendera berbentuk kain seperti yang diberitakan di media nasional itu, tapi semacam spanduk yang bercorak sama seperti bendera Bintang Kejora. Dan tidak ada pengibaran seperti yang ormas itu bilang seperti di pasang di tiang tidak ada, “ ujar Andereas pada Readtimes, Minggu 7 Juli 2024.

Dia membenarkan bahwa sebelumnya memang ada kegiatan panggung bebas ekspresi di asrama untuk memperingati Hari Proklamasi West Papua 1 Juli. Atribut spanduk yang menyerupai bendera bintang kejora itu dihadirkan untuk mengenang peristiwa bersejarah tersebut.

“Atribut serupa bendera bintang kejora itu kami hadirkan hanya untuk mengenang saja peristiwa 1 Juli itu yang menurut kami punya makna bersejarah bagi orang Papua dan tidak ada maksud untuk mengancam NKRI atau bahkan mengganggu warga Makassar, “ bebernya.

Andereas juga menegaskan bahwa tidak ada penyitaan 3 bendera bintang kejora oleh pihak kepolisian seperti yang diberitakan. Pihak kepolisian hanya berjaga-jaga saja di luar pagar asrama dan tidak datang menemui mereka di dalam.

“Tidak ada penyitaan 3 bendera itu seperti yang diberitakan, karena memang tidak ada bendera. Kedua pihak kepolisian khususnya Kapolrestabes juga tidak pernah menemui kami di dalam untuk berkomunikasi, mereka hanya berjaga-jaga saja di luar, “ ucap Andereas.

Dia juga menyesalkan media terburu-buru memberitakan peristiwa itu tanpa melakukan konfirmasi pada mereka tentang kejadian yang sebenarnya terjadi.

“Tidak ada media yang mengkonfirmasi langsung ke kami padahal objek utama pemberitaan itu kami, kenapa hanya statement polisi dan ormas – ormas itu saja yang diberikan ruang di berita. Apalagi ini sekelas media nasional yang memberitakan, “ tambahnya.

Dia berharap ke depan tidak terjadi kembali hal-hal yang demikian dan semua pihak melihat peristiwanya secara jernih. Dia juga berharap pihak kepolisian lebih menjalankan tugas mereka sebagai pelindung masyarakat.

“Kami di Makassar ini mengikuti hukum yang berlaku di sini karena itu pesan orang tua di Papua sana. Kami aksi kami selalu tertib kasih masuk surat di kepolisian tapi selalu saja di represi. Kedua soal ormas, kami sudah hafal itu ormas yang sama dari tahun ke tahun yang protes kami di dalam, “ ucap Andereas.

Readtimes mencoba menghubungi Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Mokhamad Ngajib namun hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan.

Sementara itu Kepala Seksi atau Kasi Humas Polrestabes Makassar, Wahid Bin Wahab saat dihubungi mengatakan bahwa kondisi di asrama Papua sekarang sudah kondusif.

“Iya sudah aman kondusif dan tidak ada penangkapan,” ujarnya pada Readtimes, Minggu 7 Juli 2024.

Ketika dikonfirmasi perihal pengamanan bendera Bintang Kejora pihaknya memastikan bahwa benar ada penyitaan bendera yang dilakukan pihak kepolisian.

“Iya ada 3 lembar bendera sudah diamankan. Itu terbuat dari kain,” tambahnya.

Sementara itu terkait komunikasi pihak kepolisian dengan mahasiswa Papua di dalam asrama, pihaknya memastikan sudah ada komunikasi.

“Iya sempat dialog. Kami menghimbau agar tidak ada lagi pengibaran bendera lagi dan itu dia terima untuk tidak dikibarkan lagi, “ ucapnya.

Sebelumnya beredar di media sosial video yang memperlihatkan sekelompok mahasiswa Papua tengah berkegiatan di dalam asrama pada saat malam hari dan memegang atribut serupa bendera bintang kejora.

Editor: Ramdha Mawadha

Avatar

Jabal Rachmat Hidayatullah

Tambahkan Komentar

Follow Kami

Jangan biarkan infomasi penting dan mendalam dari kami terlewatkan! Ikuti sosmed kami: