RT - readtimes.id

Pasca Pra Kerja, Apa Kabar Para Pekerja?

Masa lalu biarlah masa lalu…

Penikmat musik dangdut Indonesia tidak mungkin tidak tahu penggalan lirik lagu dari penyanyi kondang Inul Daratista ini. Sederhananya masa lalu jangan sampai membelenggu diri hingga harus terjebak di dalamnya. Jika terjebak oleh bayangan masa lalu alias gagal move on hidup kedepan akan sulit. Kurang lebih begitulah pesan lagu yang berjudul Masa Lalu itu.

Sayangnya, lagu masa lalu milik Inul tidak bisa dijadikan tuntunan dalam kondisi Ekonomi Indonesia hari ini. Indonesia masuk pada ruang resesi setelah mengalami minus dua kuartal secara berturut-turut di tahun 2020.

Sejalan dengan itu, Badan Pusat Statistika melaporkan jumlah pengangguran di Indonesia periode Agustus 2020 mengalami peningkatan sebanyak 2,67 juta orang. Dengan demikian jumlah angkatan kerja di Indonesia yang menganggur menjadi 9,77 juta orang.

Dilansir dari kompas.com, Kepala BPS Suhariyanto menjelaskan pandemi virus corona (covid-19) membuat tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Indonesia mengalami kenaikan dari 5,23 persen menjadi 7,07 persen.

Lagi-lagi pandemi covid-19 jadi salah satu alasan mengapa angka pengangguran bertambah. Kartu Pra Kerja jadi solusi pemerintah bagi pekerja yang dirumahkan atau pekerja korban PHK. Sampai saat ini Pra Kerja masih menjadi pro dan kontra dengan bumbu kritik oleh masyarakat.

“Saya ikut Pra Kerja biar dapat ilmu juga dana tambahan,” kata Ayyub salah seorang peserta yang lolos program Kartu Pra Kerja.

Kata Ayyub, sebelum mengikuti Pra Kerja dia sudah bekerja namun setelah mengikuti  program Pra Kerja, kata “kerja” tidak lagi ia sandang. Saat ini Ayyub malah sedang cari kerja.

Selain itu, tanpa melupakan fakta bahwa tahun ini alokasi anggaran Program Kartu Pra Kerja akan dipangkas menjadi 10 triliun yakni setengah dari anggaran sebelumnya. Langkah ini diambil sebab kondisi ekonomi kita masih dalam pemulihan setelah jatuh sakit.

Avatar

Ayu Ambarwati

Tambahkan Komentar

Follow Kami

Jangan biarkan infomasi penting dan mendalam dari kami terlewatkan! Ikuti sosmed kami: