RT - readtimes.id

Solidaritas Fandom dan Aksi Kemanusiaan

Readtimes.id- Apa yang dikatakan David Held tentang tiga variabel penting terjadinya fenomena global bisa disematkan kepada penggemar K-Pop (Korean Pop) hari ini. Tiga variabel tersebut adalah saling ketergantungan, berhubungan dan penyatuan.

Penggemar dan idola menjadi hubungan yang saling membutuhkan hingga saling terikat satu sama lain. Tanpa penggemar, idola tak akan jadi apa-apa, begitu juga sebaliknya. Selain itu, penggemar dan idola juga harus siap terbuka satu sama lain sebagai bentuk komunikasi tidak langsung. Untuk membukus itu semua, terciptalah sebuah istilah yang lebih sering kita dengar sebagai “fandom”.

Di era digital saat ini, tidak begitu sulit untuk mewujudkan hal di atas. Seperti yang sama-sama kita tahu bahwa K-Pop menjadi budaya populer yang begitu kuat di Asia bahkan dunia. Hal ini tidak lepas dari kekuatan fandom K-Pop itu sendiri.

Di Indonesia beberapa peristiwa dapat dikendalikan oleh kekuatan fans K-Pop. Pada (3/4/2021) sebuah tagar #prayforNTT yang diinisiasi fandom dengan akun @cibancaa menjadi trending di twitter. Para fandom menggalang dana di sosial media di saat perhatian publik disedot dengan pernikahan salah satu pesohor tanah air yang dihadiri petinggi negara. 

Begitu pula yang dilakukan pemilik akun twitter @uriharuid yang juga kerap kali melakukan galang dana bersama Myday (sebutan fans dari Band Day6).

“Aku biasanya suka donasi untuk bencana alam aja. Semisal lagi ada bencana yang lumayan besar dan banyak korban aku bakal ajak teman-teman Myday untuk donasi bareng. Tapi kemarin sempet donasi juga untuk Palestina karena Jae (Gitaris Band Day6) mention di twitter,” jelasnya dalam keterangan tertulis kepada readtimes.id. 

Penggemar Day6  itu melanjutkan, tidak ada tujuan khusus untuk melakukan aksi galang donasi selama ini. Ia hanya memanfaatkan media yang cukup mumpuni untuk mengajak orang banyak dalam melakukan kebaikan.

Faktanya, kekuatan fandom tidak hanya berkutik pada dua poin tadi. Ada banyak aspek yang mampu digerakkan dengan kekuatan fandom. Tidak hanya oleh K-Pop melainkan semua fandom atau kelompok penggemar lainnya. Maka apa yang dikatakan David Held tentang tiga variabel penting terjadinya fenomena global tidak hanya mencipta hubungan yang menyatukan namun mampu membuat perubahan.

Avatar

Ayu Ambarwati

Tambahkan Komentar

Follow Kami

Jangan biarkan infomasi penting dan mendalam dari kami terlewatkan! Ikuti sosmed kami: