RT - readtimes.id

The Lunchbox; Kisah Cinta dari Kotak Makan Siang

Semua orang menyukai hal-hal romantis meski hanya dengan tindakan sederhana. Hal romantis bisa membuat hati siapapun menjadi menghangat karena kasih sayang dari tindakannya yang bisa tersampaikan dengan baik.

Lunchbox membuktikan ini, dengan alasan bahwa cinta yang paling murni sebenarnya adalah cinta melalui makanan dan itu hal yang sangat sederhana. Ini adalah romansa yang tidak akan terlihat aneh dalam novel abad kedelapan belas, kisah Jane Austen ditransplantasikan ke perkotaan India. Ini adalah salah satu film yang seakan memegang tangan orang-orang, memberi pelukan dan memberi tahu semuanya akan berhasil pada akhirnya.

Suasana yang melankolis, romantisme film dari Ritesh Batra berputar di sekitar dua orang asing yang kesepian kemudian jatuh cinta. Kisah mereka terjadi setelah kesalahan yang sangat langka dalam sistem dabbawala, di mana makanan yang dimasak di rumah dikirim ke anggota keluarga di tempat kerja, bekal makan siang yang di peruntukkan untuk suaminya salah alamat.

Film ini diperankan oleh Irrfan Khan sebagai Saajan Fernandez, bekerja di Departemen Akun di kantor Pemerintah. Hidupnya hambar dan sepi. Nimrat Kaur sebagai Ila, adalah seorang ibu rumah tangga yang suaminya tidak memberikan perhatian apapun, bahkan saat berada di rumah ia lebih memilih untuk menghabiskan lebih banyak waktu di ponselnya. Ditinggal suaminya, teman dapurnya terus mengalihkan perhatiannya saat dia memasak, seorang bibi Deshpande tertentu yang tinggal di atas flatnya dan membantunya menyiapkan makanan lezat.

Dengan upaya Ila dan saran bibi, kotak makan siang yang lezat itu di kirim ke kantor suaminya tetapi satu kesalahan oleh dabbawala dan kotak makan siang sampai di meja Saajan Fernandez, kemudian dia menikmati makanan itu tetapi tidak tahu itu sampai padanya karena kesalahan, kesalahan yang memulai Kisah cinta antara Ila dan Saajan yang hanya berarti bertukar surat.

Ritesh Batra memberikan film ini nuansa bersahaja dengan banyak pengambilan gambar pada kereta lokal, kantor pemerintah yang berantakan, lalu lintas Mumbai, para dabbawala, dan banyak lagi, yang menunjukkan suasana Mumbai. Kejujuran yang dibawa Irrfan pada karakter Saajan, kepolosan Nawaz pada Aslam dan setiap kali Nimrat tampil di layar membawa penonton lebih dekat dengan emosi film tersebut.

Film ini dapat menggerakkan penonton secara emosional dan layak untuk ditonton. Kotak makan siang berada di sudut troli saat didorong di jalan-jalan Mumbai untuk di kirimkan ke kantor-kantor. Selalu dikatakan bahwa film terbaik dibuat dari cerita yang sangat sederhana dan ini berlaku untuk film ini, The Lunch Box. Kisah romantis yang unik dan sunyi dengan cita rasa India di dalamnya.

Avatar

Fransiska Ignasia

Tambahkan Komentar

Follow Kami

Jangan biarkan infomasi penting dan mendalam dari kami terlewatkan! Ikuti sosmed kami: